Bagaimana Saya Membangun Industri Panahan dari NOL

Ini bukan tentang kisah sukses, kebetulan saat saya menulis ini 12/1/2018 @ 19:00 PM saya sedang kepikiran tentang cara meningkatkan kreatifitas, salah satunya adalah dengan banyak-banyak menulis dan membaca.

Semua berawal dari kegelisahan saya sebagai seorang yang dari kelas 3 SMK sudah termotifasi untuk mempunya bisnis sendiri. Kebetulan saya sekolah jurusan akuntansi, di kelas hanya ada 3 anak laki-laki, kami mempunyai pandangan hidup yang sama, yaitu sukses di usia muda sebagai seorang pengusaha. Entah bagaimana memulainya saat itu belum tau.

Beruntung saya ada saudara, saya bekerja di operator warnet milik saudara, banyak audio motifasi yang saya dengar, seolah dunia ini mudah saya taklukkan. tanpa ada pengalaman, saya mencoba usaha rumah makan bersama teman main saya. singkat cerita gagal total. sekitar 20 juta habis tak tersisa.

Lalu kemudian saya mencoba usaha keripik, keripik telo rasas durian, rasa strowberi, dan lain-lain, banyak rasa deh pokoknya, dan juga keripik pisang rasa cokelat. gagal total lagi, terakhir saya keliling ke warung warung untuk menitip keripik ini, dan besoknya sudah saya lupakan, saya anggap sedekah. haha

Terlalu banyak kesalahan, bahkan malu jika ditulis haha

cukup saya simpan sebagai pengalaman, dan saya dapat insight penting.

Karena gagal, saya masuk ke kerjaan lama sebagai operator, dan kali ini ternyata saya masuk sebagai moderator media sosial, banyak pelajaran yang saya dapatkan. saya bekerja di appen.com, dan saya terkadang mengerjakan pekerjaan bos saya sebagai moderator online di emoderation.com.

saya bosan, lalu saya pindah di divisi internet marketing, saya baru belajar disini. saya banyak di beri tugas sehingga saya makin banyak pengalaman dan pengetahuan tentang internet marketing, berjalan 2 tahun saya merasa cukup paham dan saya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan. dengan alasan yang sebenarnya keliru, (saya baru sadar kalau keliru).

Intinya adalah saya orangnya tidak suka bekerja kepada orang lain, saya ingin membangun perusahaan sendiri, ini keliru. karena sudah terlanjur maka saya sekalian aja, hajar dan nikmati prosesnya.

Kembali ke point nya, yaitu bagaimana saya membangun industri panahan dari nol.

saya lupa tepatnya tanggal berapa, dengan modal pemahaman internet marketing yang saya rasa cukup, saya berusaha mencari produk yang bisa saya berjualan disitu dalam waktu yang lama, dengan projek turunan yang banyak, ketemulah tanpa sengaja di kantor pos ada orang menjual panahan.

Saya menghubungi pemiliknya, saya membuat toko online panahan, dan ikut menjual produk panahannya, ternyata saya sering jual produknya. singkat cerita saya kena rugi beberapa kali karena suplier saya ini orangnya kurang paham akan garansi, kepuasan pembeli, dan jaminan kualitas. hampir semua pembeli saya tidak ada yang memberi reputasi baik (saya baru paham setelah aga lama jualan). Cara saya jualan adalah memberi garansi kepada pembeli, beberapa kali saya harus merugi karena mengganti panahan yang patah atau rusak, suplier tidak mau menanggung itu. akhirnya saya memutuskan untuk membuat panahan sendiri.

Saya lebih percaya diri dalam menjual, memberi garansi 3 bulan kepada pembeli karena tau betul kualitas panahan yang saya buat, iya… saya.. karena saya membuatnya sendiri, belum ada rekan kerja. beberapa kali mencoba menghire rekan namun pada tidak betah, mungkin karena tempatnya belum layak dan seperti main-main. ada yang 1 minggu langsung keluar, ada yang beberapa hari keluar, dan ada yang 1 bulan keluar. haha… sial

Saya masih sangat yakin, ada sesuatu yang besar menunggu.

sekali lagi ini bukan kisah sukses, sekedar melatih skil menulis dan melatih kecerdasan.. dan ini masih bersambung 🙂